Analisis aplikasi fungsi Locator GPS di dalam kendaraan dan transmisi data
Skenario aplikasi dan kebutuhan pelanggan
1. Kehilangan atau pencurian kendaraan
2. Manajemen dan Pemantauan Kendaraan
3. Penyelamatan Emergency
Pemilihan perangkat dan sistem
1. Jenisperangkat GPS yang dipasang di kendaraan: Built-in (kabel)/portabel (plug-and-play OBD/kuat magnetik/nirkabel)
2. Platform dan Kompatibilitas Software: Sistem Operasi yang Didukung (iOS/Android/Windows) - Kompatibel dengan banyak produk (misalnya, Galagps -GPS Locator & Dash Cam)
Bagaimana cara menentukan lokasi kendaraan melalui sinyal satelit?
Pilih modul penentuan posisi berkinerja tinggi: Prioritaskan penerima multi-mode yang kompatibel dengan GPS + Beidou + Glonass + Galileo untuk menutupi lebih banyak sinyal satelit, mengurangi dampak penghalang atau kegagalan sistem tunggal. Pilih modul dengan antena keramik atau heliks untuk meningkatkan penerimaan sinyal di lingkungan sinyal lemah (misalnya, pintu keluar garasi bawah tanah, pintu masuk terowongan).
Bagaimana perangkat GPS yang dipasang kendaraan menyinkronkan data dengan ponsel/komputer seluler?
1. Perangkat GPS yang Dipasang di Perangkat Sinkronisasi Data dengan ponsel/komputer terutama melalui metode berikut:
2. melalui kartu sim IoT dan perangkat lunak pelacakan kendaraan: instalKartu IoT SIM di Locator GPS. Untuk model kabel, sambungkan ke terminal positif dan negatif dari baterai kendaraan; Untuk model nirkabel, isi ulang sebelumnya. Setelah kendaraan menempuh jarak tertentu, modul GPRS di Locator memperoleh informasi lokasi. Pengguna dapat masuk ke perangkat lunak pelacakan kendaraan dengan nomor IMEI perangkat atau akun untuk melihat lokasi kendaraan dan data lain di ponsel atau komputer mereka.
Apakah memerlukan jaringan (misalnya, 4G/5G) untuk mengirimkan informasi lokasi?
Apakah perangkat GPS yang dipasang kendaraan bergantung pada jaringan (misalnya, 4G/5G) untuk mengirimkan informasi lokasi tergantung pada perangkat tertentu dan skenario penggunaan:
1) Skenario yang tidak bergantung pada jaringan: Saat hanya mengandalkan fungsi penentuan posisi perangkat GPS sendiri, yang menerima lokasi kendaraan melalui sinyal satelit dan mentransfer data ke ponsel/komputer melalui Bluetooth untuk komunikasi jarak pendek, tidak diperlukan jaringan. Misalnya, beberapa perangkat navigasi kendaraan dasar menyinkronkan data penentuan posisi ke ponsel/komputer melalui Bluetooth untuk menampilkan informasi lokasi dasar.
2) Skenario yang bergantung pada jaringan: Saat menggunakan kartu SIM IoT untuk mengirimkan informasi lokasi melalui GPRS, atau ketika perlu mengunggah data penentuan posisi ke server jarak jauh untuk diakses oleh ponsel/komputer seluler melalui jaringan, diperlukan jaringan. Misalnya, beberapa sistem pemantauan kendaraan perlu mengirimkan informasi lokasi waktu-nyata ke server backend, yang memungkinkan manajer untuk memantau kendaraan melalui ponsel/komputer dari lokasi mana pun dengan akses jaringan. Dalam kasus seperti itu, dukungan jaringan (misalnya, 4G/5G) sangat penting untuk transmisi data.
Bagaimana dengan cam dasbor dengan fungsionalitas wifi
Analisis metode implementasi teknologi pelacakan kendaraan inti dan solusi berbasis skenario
Artikel Terkait

